Pengertian Ribosom, Struktur dan Fungsi Ribosom

Apa pengertian Ribosom ? Ribosom merupakan salah satu organel sel yang memiliki bentuk sangat kecil berupa butiran nukleoprotein. Ribosom memiliki ukuran diameter 25 nm pada sel eukariotik, sedangkan pada sel prokariotik ukuran Ribosom justru jauh lebih kecil lagi. 

Ribosom memiliki susunan berupa subunit besar dan juga subunit kecil yang berisi RNA Ribosom atau RNAr dan juga protein. 

Ribosom juga memiliki kategori berupa ribosom terikat dan ribosom bebas. Keduanya memang merupakan struktur yang berbeda, namun meski demikian keduanya masih memiliki fungsi yang sama dalam mensintesis protein. 
  1. Ribosom Terikat : Ribosom terikat merupakan struktur sel yang tersebar luas pada bagian sitoplasma. 
  2. Ribosom Bebas : Ribosom bebas merupakan struktur sel yang biasanya menempel pada Retikulum Endoplasma. Atau biasa disebut dengan bagian Retikulum Endoplasma kasar.

Pengertian Ribosom, Struktur dan Fungsi Ribosom

Struktur Ribosom 

Dalam Ribosom terdapat dua struktur penting didalamnya, yaitu asam ribonukleat atau RNA dan juga protein. Kedua struktur Ribosom tersebut dihubungkan dengan laju sedimentasi tertentu tergantung pada tingkat kepadatannya. Pada setiap sel memiliki tingkat kepadatan yang berbeda-beda. 

Tingkat kepadatan Ribosom biasanya berkisar pada 40s hingga 60s yang terjadi pada sel eukariotik pada manusia. Dengan adanya faktor ini menyebabkan struktur Ribosom pada sel satu dengan lainnya memiliki perbedaan. 

Didalam Ribosom terdapat dua komponen utama. Komponen tersebut disebut dengan sub unit kecil dan sub unit besar. Ketika Ribosom siap untuk membuat protein baru, maka kedua sub unit ini akan datang bersamaan denvan Ribosom. Kedua sub unit ini juga terdiri dari untaian RNA atau asam ribonukleat dan berbagai macam protein. 

Saat pembuatan protein, Sub unit berisi lokasi ikatan baru atau disebut dengan 50 S dalam sel prokariotik dan 60 S pada sel eukariotik. S yang dimaksudkan ialah satuan ukuran pada sub unit yabg merupakan singkatan dari Svedberg yang diambil dari nama penemunya.

Struktur dari Ribosom akan mempengaruhi pertimbangan Fungsi untuk mengumpulkan mRNA dan tRNA yaitu pembawa asam amino. 

Dalam suatu Ribosom terdapat satu tempat pengikatan sub unit kecil atau mRNA dam tiga tempat pengikatan tRNA pada sub unit besar. Berikut ini tiga tempat pengikatan yang ada pada sub unit besar. 

1. Tempat A atau Aminosil 
Di tempat pengikatan ini, tRNA aminoasil biasanya mengikat tRNA yang memiliki kandungan asam amino yang selanjutnya akan ditambahkan pada rantai polipeptida. 

2. Tempat P atau Peptidil
Tempat pengikatan ini merupakan tempat pengikatan tRNA Peptidil yang biasanya melakukan pengikatan pada tRNA yang menempel pada rantai polipeptida. 

3. Tempat E atau Exit 
Pada RNA yang tidak memiliki muatan, maka akan dikeluarkan melalui tempat ini. 

Fungsi Ribosom 

Tugas utama ribosom pada subuah sel adalah membuat protein. Ribosom harus membuat ratusan sel yang diperintahkan oleh inti del dalam RNA. RNA mengandung kode khusus yang memberi tahu pada ribosom bagaimana cara membuat protein. 

Dalam pembentukan protein, terdapat setidaknya dua cara yaitu translansi dan transkripsi. Adapun ribosom dalam pembentukan protein menggunakan cara translansi, yaitu pengambilan instruksi dark RNA yang kemudian digantinya menjadi protein.

Ribosom memproduksi dan mensintesis zat protein baik yang ada pada sitoplasma yang otomatis akan berfungsi dan bekerja pada sitoplasma tersebut saja serta memproduksi dan mensintesis zat protein bagi Retikulum Endoplasma. Pada Retikulum Endoplasma, zat protein disebarkan secara luas hingga keluar sel. Sehingga zat protein tidak hanya bermanfaat bagi sel tersebut saja, melainkan pula lingkungan luarnya juga.