Penjelasan Struktur Sel Prokariotik Bakteri dan Fungsinya

Tahukah anda bahwa  sel bakteri merupakan jenis prokariotik ? Hal itu karena dalam struktur sel bakteri tidak didapati membran plasma atau selaput sel. Memberan plasma adalah selaput tipis yang tersusun dari lipoprotein yang memisahkan inti sel dengan sitoplasma yang ada di sekelilingnya. Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, makhluk hidup yang seperti ini digolongkan dalam kerajaan kingdom  monera.

Baca :
Adapun bagian-bagian sel bakteri adalah sebagai berikut.

struktur sel bakteri
struktur sel bakteri


a. Dinding Sel
Dinding sel yang terdapat pada bakteri terdiri atas peptidoklikan, protein, dan lipid. Bagian ini berfungsi sebagai melindungi dan memberikan bentuk yang tetap bagi sel. Pada dinding sel bakteri, terdapat pori-pori yang berperan sebagai jalan keluar dan masuknya molekul-molekul ke dalam sel.

b. Membran Plasma
Membran plasma disebut juga membran sel. Membran plasma memiki fungsi melindungi molekuler sel dari lingkungan di sekitarnya atau mengatur lalu lalang melekul dan ion-ion yang ada. Membran plasma tersusun atas molekul lipid dan protein.

c. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan bagian sel yang tersusun atas cairan berbagai macam enzim. Enzim-enzim ini berfungsi sebagai pencerna makanan secara ekstraselular serta berperan langsung dalam melakukan proses metabolisme sel. Metabolisme sel meliputi proses penyusunan (anabolisme) dan penguraian (katabolisme) zat-zat.

d. Mesosom
Ada kalanya pada tempat tertentu, membran plasma melekuk ke dalam membentuk bangunan yang disebut mesosom. Mesosom berfungsi sebagai penghasil energi.Biasanya mesosom terletak dekat dinding sel yang baru terbentuk pada saat pembelahan biner sel bakteri. Pada membran mesosom terdapat enzim-enzim pernapasan yang berperan dalam reaksi-reaksi oksidasi untuk menghasilkan energi.

e. Ribosom
Sebagaimana dalam sel makhluk hidup lain, sisntesis protein berlangsung dalam ribosom. Ribosom merupakan organel yang memiliki ukuran sangat kecil, berdiameter antara 15–20 nano meter (nm). Di dalam sel terkandung sekitar 15.000 butir ribosom atau sekitar 25% dari massa total sel bakteri.

f. DNA
DNA atau asam deoksiribonukleat merupakan persenyawaan yang tersusun atas gula deoksiribosa, fosfat, dan basa-basa nitrogen. DNA merupakan materi genetik yang memiliki fungsi membawa sifat genetik yang akan diwariskan kepada setiap keturunan sel.

g. RNA
RNA atau asam ribonukleat merupakan persenyawaan hasil transkripsi DNA. Jadi, bagian tertentu DNA melakukan transkripsi membentuk RNA. RNA membawa kode-kode genetik sesuai pesanan DNA. Selanjutnya, kode-kode genetik itu akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein.